Indonesia Raya ini terlalu…..

Indonesia Raya ini terlalu sering melihatnya wara-wiri dilayar televisi mereka sebagai tokon antagonis licik dan manipulatif. Seperti kisah ini,terkadang ada yang berperan baik ada yang berperan licik dan bersandiwara layaknya aktor dan artis. Sibuk bertopeng ceria tapi hampa,sibuk menjadi yang terbaik tapi munafik. Aku,dia,dan kamu seperti pemeran cinta segitiga. Dia berlomba mendapatkanmu namun aku berlari mengejarmu. Apakah itu semacam dusta? Aku bodohi diriku dan kini tinggal asa serta duka. Kamu sekedar berdiri bahkan tak tau pilih yang mana. Iya,aku tau kamu akan berbelok dan berhenti dimana,karna hati takkan salah melangkah dan menerka siapa ‘cinta’. Disitu terkadang aku merasa sedih….
by: Bella Febrianty Putri

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s